Lebak Pineus

Tempat indah tersembunyi di Kecamatan Sukadana.

Tirta Pasir Raya Indahnya gak Nahaaaaan !!

Rasakan Wisata di Atas Ketinggian yang uhh ahh

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 21 Maret 2018

Tirta Pasir Raya, Indahnya gak Nahaan !! Wisata di Atas Ketinggian.


            Tirta Pasir Raya, sebuah tempat wisata yang belum lama dibuka namun langsung terkenal oleh masyarakat sekitar, dikarenakan tempat tersebut berada diatas ketinggian diamana kita bisa melihat keindahan dunia dari sana. Pertama kali saya pergi kesana bersama salah seorang teman saya, karena saya tidak punya pacar, huuu -_-. Kami berangkat dari rumah kami di Sukadana, dan mengambil jalan ke Kawali lewat Margajaya, jarak rumah saya ke Tirta Pasir Raya sekitar 32 KM, menurut saya itu cukup dekat dan karena saya bingung harus liburan kemana, akhirnya saya melihat di sosial media ada yang men-share foto-foto disana, oleh karena itu saya tertarik untuk pergi kesana.

            Jalan yang kami lewati cukup bagus tanpa halangan karena jalannya sudah di hotmix, aseek. Kami pergi tanpa tahu jalan mana yang harus dilalui, namun kami punya teman setia yang selalu menolong kami, yaitu GOOGLE MAP. Dia menuntun kami pada tujuan kami, namun sebenarnya untuk mencapai tempat itu tidak membutuhkan map, karena jalannya lurus terus broo, tidak ada kata tikung-menikung, haha. Setelah hampir sampai disana kami melihat dari bawah ada tulisan Tirta Pasir Raya, oleh karena itu kami sangat senang dan ingin segera sampai kesana. Namun tiba-tiba kami harus melewati jalan koral, yaitu jalan yang isinya batu semua -_-. Dan tibalah kami di gerbang masuk Tempat itu. Tiket masuknya cukup murah, yaitu Rp15.000. Untuk tempat seindah ini cukup murah ya, apalagi kita diberi teh botol es-tee yang kisaran harganya Rp3.000, lumayan juga yah.

            Kami melanjutkan perjalanan ke puncak bukit ini, dan brrrr, walaupun siang hari tapi masih terasa sangat dingin dan pemandangan yang sangat indah menyambut kami, ya kalau lihat pemandangan seperti ini teman saya suka gak nahan, langsung dia minta difotoin dasar alay -_-, belum juga nyampe puncak udah foto-foto banyak, abis deh memori hp. Selanjutnya kami pergi ke puncak dan uyehhh, ternyata ada 2 kolam renang namun yang terisi air hanya satu karena yang satunya lagi belum sempurna, perosotannya juga belum bisa dipakai karena masih ditopang bambu, dan kolam satunya lagi sangat dangkal hanya untuk bocah-bocah, padahal saya pengen banget berenang -_-, kemudian kami foto-foto sampai ke menara untuk naik perosotan dan kami melihat ternyata masih ada 1 kolam renang lagi !!!!!!! dan itu untuk dewasa. Yeeee akhrinya bisa berenang juga, namun kami makan dulu di warung karena perut ini sungguh menariku ke warung. Karena saya orangnya pemberani, tangguh, kekar dan tidak tahu malu, saya pun berkata pada tukang warung,           “Mbak boleh ngecas gak ?” Dan mbak itupun menjawab.
            “ Boleh...”
            “ Bayar gak nih ?” Kataku tanpa punya rasa malu.
            “ Gausah dek “.. Seketika mata saya berlinang air mata, terlalu bahagia menerima semua ini, sungguh mbak yang sangat mulia, semoga Allah SWT memberikan surga padamu, amin. Dan sambil hp kami di charge, kamipun............ BYURRRRRRRR, sungguh entapssss air dingin di hari yang panas ini, namun lama kelamaan hawa menjadi dinginn, sumpah gakuat lagi berenang, dingiinnnnnn. Menurut kalian pasti enak kan berenang siang hari gini, tapi anjay disana walaupun siang dingin banget uhhh, apalagi ada angin kenceng yang terus menempa. Ahirnya aku pun langsung naik dan mengganti pakaian.

            Setelah itu aku pergi ke warung mbak mbak yang baik tadi buat ngecharge hp lagi :3, sambil menunggu batre hp penuh kami menikmati suasana diatas ketinggian itu sambil makan. Ahhh indah dan nikmatnya dunia ini. Setelah baterai hp penuh ya ngapain lagi ? foto foto lahhh. Kami langsung melihat lintasan motor cross yang ada disana, ternyata disini memang banyak hal kerad, haha. Dan ada sebuah mobil jadul yang keren buat foto-foto, dan kami melihat ada spot foto2 baru yang baru selesai dibuat dan kami langsung memakainya, yeeee jadi pemakai pertama :3. Ingat ya kalo kesana, yang ada sayap kupu2 itu aku yang pertama kali foto disana, eakksss. Alhasil batre abis lagi, mesti ngapain lagi deh disana, ya pulang.

 Dan ini dia foto-fotonnya :

             

            Dan itu adalah liburan dadakanku. :v
Terimakasih, Wasalam.

Share:

Rabu, 14 Maret 2018

Lebak Pineus, Tempat Indah Tersembunyi di Sukadana dengan Danau dan Kebun Pinusnya.



Assalamualaikum.

            Sebuah tempat yang tak bernama, terletak di Pasir Nagara, Salakaria. Tempat yang cukup indah untuk berkunjung bersama teman, karena di sekolah hanya diadakan simulasi dan aku bersama teman-teman pulang lebih awal, kamipun merencanakan untuk ngaliwet dan karena saya mendengar bahwa ada tempat indah dengan kebun pinusnya di Pasir Nagara, akupun mengajak teman-teman kesana karena aku baru saja membeli Hammock, kan aseeek banget buat ngadem :). Kami berangkat kesana dengan rasa ingin tahu bagaimana keadaan disana.

            Dan karena tidak terlalu jauh dari rumah, kami sampai dengan cepat dan..... Subhanallah, disana terdapat sebuah danau dan kebun pinus yang menurutku cukup indah, langsung saja kami pasang hammock, dan apa yang terjadi ? Kami langsung selfi dan foto-foto, sungguh sangat alaynya kami -_-. Karena memang disana hawanya yang sejuk dan pemandangan yang enak dipandang, namun karena kurangnya keseriusan dalam menjaganya, tempat itu tidak populer dan masih kurang rapi untuk dijadikan tempat wisata. Coba bayangkan jika pemerintah ikut serta membantu menjaga dan melestarikan tempat tersebut ? Mungkin tempat tersebut bisa dijadikan objek wisata dan bisa bernilai ekonomi, padahal tempat itu sangat indah.

            Kamipun langsung mempersiapkan alat dan bahan untuk ngaliwet, dan saat akan ngisikan aku pergi ke sebuah sumur yang ada disana, dan ternyata bro. Airnya ituhhh, jerrrrnih ! hanya saja dasar dan permukaan airnya berlumut, namun setelah disingkirkan, sumpah jadi pengen nyeburr aja. Mantab jiwaah juga tempat ini. Akhirnya kami langsung saja memasak liwet. Dan setelah matang, sungguh entapssss banget makan sambil merasakan kesejukan dan keindahan alam ini, sekarang aku tahu Sukadana itu indah, tapi kita harus mengeksplornya jika ingin menemukan keindahannya.

            Setelah selesai makan, aku bertanya kepada teman yang tinggal disekitar sana, dan ternyata tempat itu belum bernama, akhirnya aku memutuskan untuk memberinya nama. Karena tempat tersebut berada di bawah jadi namanya “lebak”, dan karena banyak pohon pinus jadi namanya “pineus”, jadi bila disatukan namanya adalah “ Lebak Pineus”, dan kamipun menyetujui nama tersebut. Kami sangat berharap pemerintah mengetahui keberadaan tempat tersebut dan dapat menambahkan wahana seperti outbond dan lain-lain. Karena aku yakin jika ada kerjasama masyarakat dengan pemerintah dapat menjadikan “Lebak Pineus” sebagai objek wisata yang bernilai ekonomi.

            Berikut adalah foto-foto yang menunjukan keindahan “Lebak Pineus”.









            Mantapss kan, jangan lupa komen jika ada yang ingin ditanyakan dan silahkan request jika kamu ingin aku review tempat lain lagi, dan lain kali aku akan mengeksplor Sukadana lagi. Terimakasih.
            Wassalam.

Share:
Diberdayakan oleh Blogger.

Blogger templates